Jan 18
Beberapa hari lalu, saya akhirnya memutuskan untuk memberi peripheral baru untuk komputer saya. Ya, karena selain komputer saya sepertinya memang sudah saatnya diganti dengan yang baru. Dan, karena kebetulan — ini yang paling penting.. hehe — ada dana yang ternyata bisa dicukup-cukupkan, akhirnya beli deh.
Saya sendiri kurang ngerti tentang spesifikasi komputer, dan saya beruntung karena ada teman-teman disekitar saya yang paham dan bersedia membantu saya… Suwun yo dab! Setelah mempertimbangkan kebutuhan — dan dana — akhirnya saya beli beberapa item baru. Oh ya, saya beli semua juga dari teman saya (Hidup Rumah Komputer 66!)
Sekarang, paling tidak komputer saya sudah memiliki spesifikasi yang lebih baik: Processor Intel Pentium D 925 3.00 GHz, hardisk 160 GB, memory 2 GB, monitor tetap LCD BenQ 19″. Sebelumnya Pentium 4 2.4 Ghz, hardisk 120 GB dan memory 512 Mb.
Saya banyak dibantu Redy untuk masalah merakit — ya, saya memang gak mudeng soal ginian — dan instalasi juga dibantu dia. Ketika saya mencoba PC baru saya saya iseng untuk memutar berkas audio. Saya lihat di hardisk baru, ada beberapa berkas audio. Ah, lumayan deh… tidak sunyi senyap. Tapi, loh… isinya kok lagu keroncong semua? Hahaha… sialan! Ya wis, nggak masalah lah… Paling tidak ada yang bisa didengarkan. Jadi dari kemarin, hidup saya ditemani oleh lagu-lagu keroncong seperti Bunga Anggrek, Dibawah Sinar Bulan Purnama, Bengawan Solo, Mengapa Kau Menangis, Selendang Sutra, Gadis Mataram, Sekuntum Bunga Dipuncak Giri, dan lain-lain.
Hari ini, karena ada beberapa berkas pekerjaan yang masih tertinggal di hardisk lama, saya pindahkan semua berkasnya. Ini memang jadi prioritas, karena berkas pekerjaan yang saya butuhkan masih di hardisk lama. Dan, ternyata kok ya kayaknya lagu keroncong tersebut masih enak juga didengar ya? Hihihihi… Apalagi kalau malam hari, sambil ditemani teh/kopi dan camilan, sambil mendengar lagu Dibawah Sinar Bulan Purnama… Hahahah!
Nah, komputer lama sepertinya akan dihibahkan ke adik saya saja. Ya, paling tidak, monitor lama LG Flat 17″ bisa dipakai lagi… Eh, Redy… saya masih tertarik loh itu sama lagu gending uyon-uyon yang katanya dikoleksi.. :D
Selamat datang! Blog ini adalah blog milik Thomas Arie Setiawan, seorang narablog yang saat ini berdomisili di kota Jogjakarta. Selengkapnya »
Beberapa tautan yang terkait dengan saya:
Waa… Makan-makaaaan!! ^_^
waduh speknya gw banget tuch, namun sayang komp dirumah dibawah dari itu…. sayang sekali
VGAnya kok ga disebutin mas?
itu cemilannya pasti getuk atau nggak wingko :d
keroncongnya tolong di share, mas
kemaren bokap nyariin keroncong (yang gak ada di kompku) buat di henponnya :d
mas, aku lagi kesengsrem sama lagui keroncong, tolong dong share lagu-keroncongnya…..
mo dong lagu keroncongnya di share….tenkyuu